Search This Blog

Monday, December 26, 2016

Apa yang terjadi dengan UN tahun 2017 ini?

Pemerintah sudah menyiapkan model pengganti Ujian Nasional (UN), yakni Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Ada dua terobosan yang membedakan secara siginifikan antara UN dan USBN.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, perbedaan pertama adalah dalam USBN akan ditambahkan materi soal berupa esai. Perbedaan kedua, materi pembuatan soal akan diserahkan kepada pemerintah provinsi untuk jenjang SMA/SMK, dan pemerintah kota/kabupaten untuk jenjang SMP.

Deskripsi UN dan USBN Tahun 2017

Namun, pemerintah pusat akan menyisipkan beberapa pertanyaan, baik berupa pilihan ganda atau essai yang berfungsi sebagai indikator standar nasional. Selama ini, materi soal UN hanya berupa pilihan ganda dan dibuat sepenuhnya oleh pemerintah pusat.
"Soal esai ini untuk menggali kemampuan siswa agar berlatih berpikir kritis.

Saturday, December 24, 2016

Jangan Jadi Guru Gaptek

Guru harus lebih cerdas dari murid, namun BIJAK
Di  Youtube kita dapat menemukan beberapa atau bahkan banyak sekali konten yang menarik mengenai pendidikan. Namun, sayang sekali, bahwa banyak guru yang belum dapat mengaksesnya untuk bahan pembelajaran di kelas mereka. Oleh sebab itu, saya mencoba memberikan beberapa sumber media pembelajaran audio visual yang terdapat di youtube, dengan harapan, guru dapat dengan mudah mengkasesnya.
1. School tube adalah situs yang didedikasikan untuk berbagi video yang dibuat oleh siswa dan guru. School tube memungkinkan guru dan sekolah untuk membuat saluran sendiri untuk berbagi karya-karya yang dihasilkan siswa mereka. School tube juga menyediakan sumber daya atau sumber belajar yang  sangat baik, kemudian merupakan media yang ramah hak cipta, serta rencana pelajaran untuk menggunakan video dalam kelas.
2. Teacher Tube sudah dapat diakses sejak lama. Meskipun demikian, masih terdapat guru yang belum mendengar tentang hal itu. Sistem kerjanya yaitu, Teacher Tube memberikan

Thursday, November 17, 2016

Pentingnya Pendidikan Abad 21

Kini budaya literasi sedang digalakkan oleh pemerintah. Bahkan di Sekolah pun literasi dimasukkan dalam pembiasaan. Sekarang bagimana dengan kita ?. Sudah saatnya kita menyadari akan pentingnya budaya literasi dalam hidup kita. Membiasakan untuk membaca, mencerna dan memahami tulisan yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.
budaya literasi
Untuk membiasakan budaya literasi memang tidaklah mudah, butuh perjuangan yang sungguh-sungguh untuk membiasakannya. Pengalaman yang pernah saya alami adalah membiasakan membaca 15 menit. Membaca 15 menit dapat apa? mungkin pertanyaan ini yang muncul dibenak anda. Tapi jangan dilihat 15 menitnya tetapi lihat frekuensinya. Beberapa waktu yang dapat digunakan untuk mempraktekkan ini diantaranya;